Epistemologi berasal dari kata epistem
yang berarti pengetahuan dan logos yang berarti ilmu. Sehingga
epistemologidapat diartikan sebagai ilmu untuk mengetahui suatu pengetahuan. Bisa
juga disebut cara mendapatkan pengetahuan. Sebagai contoh pada zaman dahulu
terjadi bencana, maka alasan yang ada di masyarakat adalah mitos-mitos,
kesimpulan mereka tersebut merupakan cara mereka untuk memperoleh
pengetahuan.
Menurut Plato dalam prosesmencari
pengetahuan manusia sebenarnya hanya mengingat. Menurutnya dunia yang kita
tempati saat ini hanyalah dunia bayangan dimana sesuatu yang sebenarnya berada
di dunia ide. Ide/ ilmu berasal dari atas yang menyebabkan adanya logika
deduktif. Sementara kita memperoleh pengetahuan melalui indra.
Dalam islam terdapat tiga cara
berfikir yaitu bayani, burhani, dan irfani. Metode bayani merupakan metode
berfikir berdasarkan teks/ secara tekstual. Sedangkan metode burhani merupakan
metode yang demonstratif aristotelian. Kemudian metode irfani merupakan metode
yang mengandalkan wahyu ataupun intuisi.
Selanjutnya teori kebenaran, disini
teori kebenaran dibagi menjadi tiga yaitu koherensi, korespondensi, dan
pragmatis. Koherensi yang berarti selaras atau keselarasan dalam hal ini
dimaksudkan bahwa sebuah pernyataan dianggap benar selama ia koheren atau
selaras dengan pernyataan sebelumnya yang benar. Korespondensi yaitu, kebenaran
suatu pernyataan ditentukan oleh kenyataan. Pragmatis yang berarti kebenaran
dilihat dari utilitynya atau kegunaannya.
*Tim Kajian
0 komentar: